Raih Sepedamu dan Bergembiralah!

Carpe diem! Seize the day! Mungkin saya lagi mabuk sepeda. Saya pernah seharian membuka-buka situs hanya untuk melihat-lihat groupset shimano keluaran terbaru. Nongkrong berlama-lama di sebuah toko sepeda hanya untuk memandangi keseksian frame dan kilau perak sebuah crankarm.

Jadi, kata “carpe diem (raih harimu!)” yang diucapkan Robin Williams, pemeran John Keating dalam film Dead Poets Society itu lebih terdengar seperti ucapan “raih sepedamu!”

Yeah! Ini hari ketigapuluh saya  menggowes sepeda ke kantor. Kalau dihitung, sudah 840 km Heist 4,0 ini melalap jalanan Margacinta, Soekarno Hatta, Kiara Condong, Buah Batu, dan Lingkar Selatan.

Jam terbang, maksud saya jam gowes sebegitu itu belum seberapa. Apalagi kalau dibandingkan dengan jam gowesnya Ceu Murni, tukang jamu langganan istri yang sudah 11 tahun mengonthel sepeda tuanya dari rumah ke rumah setiap hari di kompleks perumahan seputar daerah Ciwastra, Bandung.

Tapi lumayanlah untuk seorang pegowes pemula. Bersepeda membuat saya merasa kembali jadi manusia. Setidak-tidaknya instink-instink naluriah dan syaraf saya yang sudah lungkrah dan karatan menjadi segar. Saya bisa merasakan kantuk dan lapar. Dua potong tempe goreng dan kopi kental tak lagi cukup menjadi menu sarapan pagi. Kecuali ada pekerjaan yang perlu lembur, jam sepuluh malam saya sudah tidur. Saya bisa bangun lebih pagi dan merasa lebih segar

Yang paling asyik tentu saja rasa merdeka di jalan. Tak ada rumus macet, karena tak ada lalu lintas. Tidak ada antrian mobil dan motor, karena tak ada jalan. Di atas sadel, saya dan sepeda saya adalah jalan dan lalu lintas itu sendiri! Tak ada lampu merah kuning hijau. Maju atau mundur, berhenti atau terus menggowes sepenuhnya saya tentukan sendiri. Saya merdeka dan tidak bergantung kepada tanda-tanda.

Belakangan, karena rute yang saya lalui tidak ada jalur sepeda, maka saya membuat jalur imajiner dalam otak. Saat itu saya merasa pemerintah kota ada dalam genggaman imajinasi saya. Saya tak butuh jalur sepeda, seperti juga saya tidak butuh negara. Hahahaha…

2 thoughts on “Raih Sepedamu dan Bergembiralah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s